Manfaat Rem ABS Pada Motor

Manfaat Rem ABS Pada Motor

Manfaat Rem ABS Pada Motor Matic, Bebek dan Sports

Banyak orang belum memiliki pengetahuan dan kesadaran pentingnya memiliki sistem ABS pada motor. ABS atau disebut Anti-Lock Braking System saat ini menjadi sebuah kebutuhan keamanan ketika melakukan pengereman pada motor.

Dahulu ABS hanya diterapkan untuk motor 250 cc keatas. Saat ini pabrikan telah banyak menyematkannya untuk motor dengan cc kecil (under 250cc). Tidak dipungkiri harga motor ikut naik bila memikliki fitur keamanan ini.

ABS sendiri mencegah terjadinya penguncian ketika pengendara motor melakukan pengereman mendadak sehingga motor tidak mudah tergelincir. Diharapkan pengereman terjadi secara bertahap dan ban motor tidak selip dan pengendara tidak bisa mmengendalikan laju motor karena ban terkunci sedangkan motor masih melaju kencang.

Manfaat Rem ABS pada motor baik matic ataupun sports dapat dirasakan bilamana motor direm secara mendadak. Ketika ABS aktif, motor lebih stabil dan pengendara mudah mengendalikan motor sehingga dapat bermanuver sesuai kondisi lapangan.

Memang komponen ABS tidaklah murah karena sangat rumit. Terdapat beberapa sensor yang dipasang, modul ABS, brake kontrol, katup minyak rem dan pompa.

Selisih harga motor ABS dan non-ABS bisa tembus 4 juta rupiah. Namun tidak semua motor diras perlu menggunakan sistem pengereman ini. Beberapa motor yang dirasa tidak perlu menggunakan ABS yaitu motor bebek 125cc kebawah dan juga motor cross.

Manfaat Rem ABS Mengurangi Kecelakaan

Di beberapa negera, sistem ABS pada motor telah diwajibkan karena menurunkan tingkat kecelakaan yang sangat signifikan. namun untuk kelas 125cc kebawah belum diwajibkjan semua, namun beberapa pabrikan menyiapkan opsi ini bagi yang berminat.

Di Indonesia sendiri penerapan ABS belum diwajibkan namun, pabrikan besar telah memasang untuk kelas 150cc up bahkan kelas 125cc ada yang menawarkannya seperti Yamaha Free Go.

Sistem ini juga masih memiliki kelemahan. Adapun kelemahan Rem ABS pada motor yaitu:

  1. Untuk pengereman jarak dekat, meningkatkan terjadinya tabrakan karena bank motor tidak seluruhnya terkunci. karena fungsi dari ABS agar tidak terjadinya lock.
  2. Secara fisiki kemungkinan munculnya gaya sentrifugal besar.
  3. Tidak maksimal ketika melakukan pengereman di jalan yang tidak rata atau bergelombang.
  4. Bila terkena air, sistem ABS tidak maksimal.

Baca juga artikel mengenai:Teknik Otomotif

Author: admin