Cara Merawat Motor yang Benar

Cara Merawat Motor yang Benar

Cara Merawat Motor yang Benar dan Perlu Diterapkan

Banyak yang punya motor tapi tidak tahu cara merawat motor yang benar. Sayang, nanti rusak. Bagi kebanyakan mahasiswa, sepeda motor merupakan salah satu teman setia yang bakal menemani ke mana saja tiap harinya. Tak ayal banyak yang menganggap sepeda motor sudah seperti pacar sendiri.

Layaknya pacar, sepeda motor juga butuh diperhatikan. Yah, janganlah menjadi pengguna yang culas, yang cuma memanfaatkannya saja tanpa memberinya perhatian. Bisa-bisa kalau kalian luput, si motor bisa ngambek. Tahu kan, kalau udah ngambek biasanya ngapain? Ya, diem aja. Bergeming.

Untuk menghindari ngambeknya motor, kalian haruslah merawat dan memerhatikannya sepenuh kasih. Nah, kali ini saya akan berbagi tips ringan untuk merawat motor biar intensitas ngambeknya sedikit.

Tips Menjaga Motor Agar Awet

  • Cuci Motor Rutin

Sepeda motor adalah cerminan dari pemiliknya. Apabila motornya kinclong, bersih, dan ganteng, biasanya pemiliknya juga demikian. Begitu pun sebaliknya.

Nah, urusan mencuci motor ini biasanya sering dilewatkan oleh pengggunanya. Apa lagi kalau sudah memasuki musim hujan. Beuh, rasanya malas betul cuci motor, berasa melakukan hal yang sia-sia.

Eit, tunggu dulu. Air hujan justru akan menghancurkan penampilan motormu. Air hujan yang mengandung asam akan membuat komponen besi di motor kalian karatan dan bodi bisa jamuran. Alangkah baiknya, selalu rutin mencuci motormu untuk tetap menjaga keindahan motormu. Yah, paling enggak sebulan dicuci dua kali, bisa, lah.

  • Ini Angin Rutin

Sewaktu kuliah, saya beberapa kali telat memasuki kelas akibat ban yang sering bocor. Bisa dihitung dua kali dalam sebulan saya selalu mengalami kebanan. Dosen saya waktu itu langsung menceramahi pentingnya mengisi angin secara rutin untuk kesehatan ban sepeda motor.

Katanya, dalam seminggu, volume angin dalam ban akan terus berkurang sedikit demi sedikit. Sehingga mengakibatkan sedikit celah antara ban dalam dan ban luar. Karena ban luar lebih kasar ketimbang ban dalam maka ban dalam mudah terkikis, dan dor!

Selama sebulan setelah saya menerapkan mengisi angin ban secara rutin seminggu sekali saya sama sekali mengalami zero kebanan. Keapesan saya tidak berlanjut. Sebenarnya, dosen saya bilang rutin mengisi angin sekali dalam sepuluh sampai lima belas hari. Tapi, ya yang namanya parno.

Nah, bagi kalian yang menggunakan ban tubles, langkah baiknya melakukan pengisian angin secara rutin. Jangan sampai lupa, karena kalau sudah kempes, anginnya bakalan keluar semua tanpa sisa. Malah lebih ribet.

Itulah sedikit penjelasan cara merawat motor yang benar. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Share:

Author: admin